Kamis, 10 Agustus 2023

MELAWAN MASA TUA

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

‎خَيْرُ النَّاسِ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمُلُهُ

Sebaik-baik orang adalah orang yang panjang umurnya dan amalannya baik. [HR. At-Tirmidzi]

Usia yang panjang termasuk nikmat muqayyad yang tidak otomatis orang yang memilikinya lebih baik daripada yang tidak memperolehnya. Ia akan menjadi nikmat yang sebenarnya, apabila pemiliknya memanfaatkannya dalam urusan-urusan kebaikan, amal shaleh dan ketaatan kepada Rabbnya Allâh Azza wa Jalla.

Syaikh Muhammad bin Shâlih al-‘Utsaimîn rahimahullah mengatakan, “Maka, seyogyanya orang yang usianya semakin menua untuk memperbanyak amal shaleh. Meskipun, para remaja juga seharusnya demikian, karena manusia tidak tahu kapan ia akan meninggal. Bisa saja, seorang pemuda meninggal pada usia mudanya atau ajalnya tertunda hingga ia tua. Akan tetapi, yang pasti, orang yang sudah berusia senja, ia lebih dekat kepada kematian, lantaran telah menghabiskan jatah usianya.

Setiap manusia dinilai dengan akhir kehidupannya, apakah menutup hidupnya dengan kebaikan atau keburukan. Maka, pada masa tua, atau seiring usia bertambah, seyogyanya seseorang semakin dewasa dalam mengarungi kehidupan dunia dan menyadari untuk memperbaiki diri dan meninggalkan hal-hal membuatnya merugi, lantaran kematian bisa datang setiap hari, tanpa menunggu kita bertaubat dan mensucikan amalan dan hati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar