Zaid bin Haritsah
meriwayatkan bahwa Rasulullah sama sekali tidak pernah menyembah berhala.
Bahkan, sejak masa jahiliyah pun beliau sangat menjauhi berhala-berhala
tersebut. Beliau tidak pernah mengusap berhala Isaf dan Nailah pada saat
melakukan thawaf di Ka’bah. Padahal masyarakat jahiliyah pada waktu itu
mewajibkan diri mereka melakukan hal itu.
Muhammad juga tidak mau
beri’tikaf di Rumah Berhala Bawana. Padahal, masyarakat Quraisy saat itu selalu
mengadakan upacara besar untuk berhala ini setiap tahunnya. Allah Subhanahu Wa
Ta’ala senantiasa menjaga beliau agar tidak menyentuh berhala-berhala itu.
Baihaqi, menyebutkan bahwa
ada dua malaikat yang selalu mencegah beliau dari ikut serta menyaksikan
upacara-upacara peribadatan kaum Jahiliyah bersama-sama dengan orang musyrik,
sehingga Muhammad pun tidak pernah melakukannya.
Pemeliharaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala terhadap
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam agar selalu terhindar dari berbagai
perbuatan jahiliyah merupakan bukti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah
mempersiapkan beliau untuk mengemban sesuatu tugas yang sangat agung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar