(01). Senantiasa mengikhlaskan "NIAT", serta mengikuti "sunnah Nabi ﷺ" dalam menasehati, dan mendakwahi orang tua
(02). Hendaknya anak menyiapkan "ilmu" yang akan disampaikan dgn berdasarkan pemahaman yg Benar, sehingga "Mudah" diterima, dan lebih "Meyakinkan" mereka
(03). Nasehati mereka dengan "Kalimat" yang lembut, sopan dan juga menyentuh, selalu "menghadapkan" wajah dan badan apabila orang tua sedang berbicara
(04). Berusaha meraih "simpati" mereka terlebih dahulu, dengan cara melakukan kebaikan-kebaikan yang dianjurkan oleh "syariat", yaitu kebaikan2 yang diketahui bahwa perkara itu "DISUKAI" orang tua
(05). Seringkali "mendampingi" orangtua dalam berbagai kesempatan, membantu pekerjaan, & melaksanakan perintahnya, selama hal itu "Tidak menyelisihi syariat"
(06). Tidaklah "Menyela" ketika mereka sedang "Berbicara", hendaknya berkata setelah orang tua selesai perkataannya
(07). Ajaklah mereka ke "Majelis Ta'lim" untuk menambah semangat keimanan, ilmu, amal shalih, rasa takut & harap, dll
(08). Lakukan shalat malam, menangis kepada Allah, & Memohon kepada-Nya agar kiranya Mereka Senantiasa Diberi "Hidayah dan Taufik" dari Allah Ta'ala
(09). Kuatkan kesabaran dlm memohon, dan menunggu datangnya hidayah Allah
(10). Nasehatilah orang tua saat sedang berdua, dan jangan "di depan" orang lain
(11). Usahakanlah utk bisa mengadakan seorang teman bagi orang tua yang bisa mewarnai dan mendakwahi mereka
(12). Pilih waktu yang tepat "menasihati", dan jangan ketika mereka sedang marah atau sibuk, atau yang lainnya
(13). Mintakanlah kepada orang shalih (yang masih hidup), yang "aqidah serta Ibadahnya Benar" utk mendo'akan ortu
(14). Sekali-kali ajaklah orang tua untuk "berziarah kubur", semoga bisa sebagai pengingat dan dapat melembutkan hati
(15). Berikanlah kepada mereka artikel, buku, video Ceramah dll, seperti kisah2 orang Shalih, kisah "akhir hayat" orang2 zhalim, penghuni Neraka & Surga, kisah Penghuni Kubur dll yang semoga dapat memotivasi "bertambahnya" keimanan
(16). Minta bantuan kepada orang yang lebih tua usianya, berilmu, & juga Benar pemahaman agamanya, lebih-lebih dari orang yang dicintai dan dihormati untuk menasihati, dan mendakwahi orang tua
(17). Berikanlah "hadiah" kepada mereka, semoga bisa Meluluhkan Hati, & dakwah pun akan lebih mudah diterima orang tua
(18). Hendaknya seorang anak berusaha Untuk Semakin SHALIH, sehingga orang tua akan "termotivasi" menerima dakwah
(19). Sekali waktu bisa Mengajak orang tua berkunjung ke rumah "Ahli Ilmu", utk Berdiskusi tentang perkara2 yang masih belum diketahui orang tua kebenarannya
(20). Mendakwahi orang tua Tidak cukup dengan sekali, dua kali, ataupun tiga kali, tetapi selama hidup "Terus Mendakwahi" mereka, dan "tanpa" mengenal putus asa
✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar