Pembatal keislaman itu cukup banyak, dan yang paling berbahaya adalah ;
1]. Syirik dalam ibadah, dan itu dengan cara memalingkan sesuatu dari peribadatan kepada selain Allah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : (artinya)
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang Dia kehendaki..." (QS. An-Nisaa' : 48)
2]. Orang yang menjadikan perantara antara dirinya dengan Allah, ia berdoa kepada mereka, memohon Syafa'at kepada mereka, bertawakal pada mereka , dan beristighatsah kepada mereka dalam berbagai kesusahan. Dia berfirman menceritakan tentang orang-orang musyrik yang menjadikan perantara antara diri mereka dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala : (artinya)
"...Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya...." (QS. Az-Zumar : 3)
3]. Orang yang tidak mengkafirkan orang kafir yang ada ketetapan tentang kekafirannya berdasarkan al- Qur'an dan as-Sunnah, atau meragukan kekafirannya, atau membenarkan madzhabnya yang menyelisihi agama Islam.
4]. Siapa yang menyakini bahwa terdapat agama yang lebih baik daripada agama Islam, ada syari'at yang lebih baik daripada syari'at Islam, ada petunjuk yang lebih baik dari petunjuk Islam, atau ada hukum yang lebih baik daripada hukum Islam.
5]. Orang yang membenci sesuatu dari agama Allah Ta'ala yang ditetapkan secara meyakinkan dalam al-Qur'an dan as-Sunnah, berdasarkan firman-Nya ; (artinya)
" Yang demikian itu karena mereka membenci apa (al-Qur'an) yang diturunkan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka." (QS. Muhammad : 9)
6]. Orang yang mengolok-olok sesuatu dari agama Allah dan mengejeknya, berdasarkan firman-Nya, (artinya)
"... Katakanlah," Mengapa kepada Allah, ayat-ayat Nya serta Rasul Nya kamu selalu berolok-olok ? Tidak perlu kamu meminta maaf, karena kamu telah kafir setelah beriman..." (QS.At-Taubah : 65-66)
7]. Orang yang mendukung dan menolong kaum musyrikin dalam memerangi kaum Muslimin dan mencintai mereka dengan hatinya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : (artinya)
"...Barang siapa di antara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka..." (QS. Al-Maa'idah : 51)
8]. Siapa yang menyakini bahwa ada seorang manusia yang dibolehkan keluar dari syariat Nabi dan memilih selainnya, atau taklif (tugas agama) digugurkan darinya, dan ia boleh melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan dan meninggalkan kewajiban.
9]. Orang yang berpaling dari agama Allah. Ia tidak mempelajarinya dan tidak pula mengamalkannya, tidak terikat dengan perintah dan larangannya, tidak gembira dengan kemenangan kaum muslimin, dan tidak bersedih atas kekalahan kaum muslimin.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : (artinya)
"....Namun orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka." (QS. Al-Ahqaf : 3)
10]. Orang yang menghalalkan sesuatu dari apa yang diharamkan Allah, atau mengingkari sesuatu yang sudah diketahui secara pasti dari agama ini, seperti orang yang menghalalkan praktek sihir, minum khamr, zina, menikah dengan mahram, atau mengingkari kewajiban shalat, puasa Ramadhan, haji dan selainnya.
📝 Peringatan!!
Setiap orang yang terjerumus ke dalam salah satu pembatal Islam yang telah disebutkan tadi atau selainnya ; jika ia jahil dan semisalnya yang memang tidak tahu karena dakwah belum sampai kepadanya, maka hujjah ditegakkan padanya dan diberikan pengajaran. Jika ia tetap meneruskan kekafiran dan kemurtadannya, setelah hujjah ditegakkan padanya, maka ia divonis dengan kekafiran dan kemurtadannya dari Islam, menurut para ulama yang dipercaya keilmuannya, dan hukum-hukum murtad diterapkan padanya oleh penguasa kaum muslimin atau orang yang mewakilinya.
📚 Tafsiir al-Juz'i al-Akhiir min al-Qur'aan al-Kariim
Wallahua'lam
Semoga bermanfaat.
Terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar